Kopi : Manfaatnya Gede!

Sampai saat ini banyak orang menganggap kopi itu tidak ada manfaatnya selain buat perokok saja. Tapi tahukah Anda, setelah dipelajari lagi ternyata kopi tidak sepenuhnya berdampak buruk bagi kita. Justru kopi mempunyai banyak manfaat asalkan dikonsumsi dengan bijak atau tidak berlebihan.
Menurut Harvard Women’s Health, konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi resiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis),  penyakit jantung serta menghambat penurunan  daya kognitif otak. Berikut penjelasannya:

1. Diabetes
Dua puluh studi yang dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi resiko diabetes tipe 2 hingga  50%. Para peneliti menduga penyebabnya adalah asam klorogenik di dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa.

2. Kanker
Riset secara konsisten menunjukkan bahwa kopi mengurangi resiko kanker hati dan kanker usus besar.

3. Sirosis.
Kopi melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan alkohol.

4. Penyakit Parkinson
Para peminum kopi memiliki resiko terkena Parkinson setengah lebih rendah dibanding mereka yang tidak minum kopi.

5. Penyakit Jantung dan Stroke
Konsumsi kopi tidak meningkatkan resiko jantung dan stroke.  Sebaliknya, kopi justru sedikit mengurangi resiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mimum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil yang sama.

6. Fungsi kognitif
Studi atas 4.197 wanita dan 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein.

7. Pembangkit stamina dan penghilang rasa sakit
Mekanisme kerja kafein dalam tubuh adalah menyaingi fungsi adenosin (salah satu senyawa yang dalam sel otak bisa membuat orang cepat tertidur). Dimana kafein itu tidak memperlambat gerak sel-sel tubuh, melainkan kafein akan membalikkan semua kerja adenosin sehingga tubuh tidak lagi mengantuk, tetapi muncul perasaan segar, sedikit gembira, mata terbuka lebar, jantung berdetak lebih kencang, tekanan darah naik, otot-otot berkontraksi dan hati akan melepas gula ke aliran darah yang akan membentuk energi ekstra.

Nah, ini buat para kopier seperti saya bisa nerusin kebiasaan mulia ini. Apalagi sambil nulis posting. Pas banget!

Semesta Biologi
majalahkesehatan

Related Posts by Categories




0 komentar:

Posting Komentar

Jika merasa artikel yang telah Anda baca bermanfaat, silahkan meninggalkan komentar